Bangka Belitung adalah wilayah kepulauan yang kehidupannya sejak lama dibentuk oleh laut, hutan, serta kekayaan sumber daya alam. Di tengah dinamika tersebut, masyarakatnya mengembangkan tradisi kebersamaan yang kuat sebagai cara untuk bertahan, beradaptasi, dan menjaga keseimbangan kehidupan.
Dalam tradisi masyarakat Bangka Belitung, nilai kebersamaan ini dikenal dengan Besaoh. Besaoh bukan sekadar praktik gotong royong, tetapi juga mencerminkan cara masyarakat membangun solidaritas, merawat lingkungan, dan menjaga hubungan sosial yang saling menguatkan.
Nilai inilah yang menjadi inspirasi lahirnya Yayasan Rumpun Besaoh Indonesia.

Hari ini kita menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Tekanan terhadap ekosistem darat dan laut terus meningkat, perubahan bentang pesisir semakin nyata, dan aktivitas ekstraksi sumber daya alam meninggalkan berbagai dampak sosial maupun lingkungan. Dalam situasi seperti ini, keberlanjutan tidak lagi dapat dipandang sebagai pilihan, melainkan sebagai kebutuhan yang mendesak.
Yayasan Rumpun Besaoh Indonesia hadir sebagai bagian dari upaya bersama untuk merespons tantangan tersebut. Berakar pada nilai lokal Bangka Belitung, yayasan ini berupaya memperkuat masyarakat melalui pengembangan pengetahuan, riset sosial dan lingkungan, aksi sosial, serta berbagai inisiatif konservasi yang bertujuan menjaga keberlanjutan ekosistem.
Kami meyakini bahwa perubahan yang berkelanjutan harus dibangun melalui kolaborasi. Oleh karena itu, yayasan ini berupaya menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, akademisi, komunitas, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan sosial dan lingkungan.
Bangka Belitung menjadi ruang belajar sekaligus titik awal bagi pengembangan berbagai inisiatif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.
Saya percaya bahwa masa depan daerah ini tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga oleh kemampuan kita untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Melalui semangat Besaoh, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga tanah dan laut yang telah menjadi bagian dari identitas kita. Dari kebersamaan inilah kita dapat membangun masa depan Bangka Belitung yang lebih lestari, adil, dan berkelanjutan.
Salam kebersamaan dan keberlanjutan,
Achmad Dedy Karnady
Pembina
Yayasan Rumpun Besaoh Indonesia

